Beberapa tahun ini saya tertarik dengan yang saya sebut ‘musik kulit hitam’ (bukan dalam arti rasist-red), seorang sahabat memperkenalkannya ke saya. Mulai dari D’angelo, India Arie, al-green, sly & the family stone, sampai hot chocolate. Hampir semua ‘record’ yang ia tawarkan membuat saya tenggelam ke dalam ‘bulatnya’ musik soul & funk, jiwa korban sosialita, dan keindahan ‘cinta’ musik kulit hitam itu sendiri.
Ada banyak artis kulit hitam yang kita kenal di market Indonesia, mulai dari sly & family stone, earth wind & fire, marvin gaye, tapi yang saya sangat ingin bahas sekarang adalah Curtis Mayfield. Ya benar! The Curtis Mayfield, sang godfather of funk. Mungkin belum banyak yang begitu mengenalnya, makanya saya ingin membahasnya disini.
Curtis Mayfield adalah salah satu dari sedikit artis tipe multi-instrumentalist., dia sangat dikenal karena album Superfly. Lahir tanggal 3 Juni 1942, Curtis memulai karirnya di tahun 1965 dengan band The Roosters (Jerry Butler) lalu setelah dua tahun, nama band The Roosters kemudian berubah menjadi The Impressions.
Tahun 1970, Curtis memulai solo karirnya, dimulai dari mendirikan Curtom records sebagai indie labelnya. Label ini kemudian yang akan merilis album-album The Impressions dan Baby Huey & the babysitters (Chaka Khan). Puncak karir Mayfield diraih pada tahun 1972, ketika dia mengeluarkan album Superly. Album yang juga merupakan soundtrack dari film Superly. Album yang kemudia dikritik oleh Bob Donat dari Rolling Stones pada saat itu, karena isi album ini sangat bertentangan dengan isi fil Superfly (Saat itu, film superfly menggambarkan penggunaan Narkotika di kalangan kulit hitam, sedangkan isi album superfly sangat mengkritisi pemakaian narkotika).
Lirik-lirik dalam album ini banyak mengomentari isu-isu kulit hitam yang berkembang pada tahun itu. Karena album ini, ia kemudian ditasbihkan menjadi penyegar musik soul yang membawanya ke arah yang funky bersama dengan musik yang inovatif dan vokal yang lembut. Cek lagu superfly, Do Do Wap Is Strong in Here, atau move on up. Sensasi musik funk yang lembut akan sedikit menggelitik kuping anda.
Curtis mungkin tidak seterkenal Marvin Gaye, ataupun Stevie Wonder, itu karena dia tidak mencoba untuk memainkan musik-musik kontemporer secara konstan seperti mereka dan mencoba untuk lebih low-profile. Ia diakui sebagai artis yang mempengaruhi perkembangan black-music yang modern karena banyak lagu-lagunya menjadi lagu wajib pergerakan hak azasi manusia pada saat itu. Album Superfly pernah meraih posisi no.69 pada daftar 500 album terbaik versi Rolling Stones.
Setelah album superfly, ia banyak bekerja sama dengan artis-artis seperti Aretha Franklin (Sparkle), ataupun Gladys Knight & The Pips.
1990, Mayfield lumpuh tertimpa set lightning pada konsernya di Brooklyn. Tragedi ini tetap tidak menghalanginya untuk maju terus. Bersama gitaris Edmund Darris ia masih mengeluarkan album ‘New World Order’.
Ia kemudian meraih Grammy Lifetime Achievement Award pada tahun 1995, dan kemudian masuk Rock & Roll Hall of Fame pada 1999. Mayfield kemudian harus melakukan amputasi pada kaki kanannya karena diabetes dan meninggal pada tahun 2000.
Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Curtis_Mayfield
^ Curtis Mayfield biography, Internet Movie Database (IMDB).
Check on my Blog’s songs list and download it.